Kamis, 13 Maret 2014

Perihal Menikah

Memutuskan menikah itu tentang memutuskan dengan siapa kamu rela berbagi es krim, kopi, selimut, dan semua hal yang kamu senangi, untuk seumur hidupmu. Juga tentang memutuskan dengan siapa kamu percayakan pembagian tugas untuk memelihara orang tua dan saudara saudarimu di hari tua mereka. Kemudian tentang dengan siapa kamu rela berbagi jam tidur untuk menimang bayi-bayi kecilmu nanti saat mereka tiba-tiba histeris di malam hari.
Dengan siapa kamu menyesap kopi kental di tepi jendela sambil menikmati merahnya langit sore.
Dengan siapa kamu menghitung rintik hujan sambil menghirup aroma rumput yang baru dipangkas di halaman depan.
Dengan siapa kamu berbagi selimut hangat kesayanganmu sambil memetakan benda-benda langit yang muncul tiap malam dengan wajah yang tidak pernah sama dan kamu selalu bingung karenanya.
Dangkal ya?
Iya.
Bagi saya, memutuskan menikah itu tentang memutuskan dengan siapa, 
lalu kapan.
Bukan kapan, lalu dengan siapa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar