Matematika Kita
Ada yang ganjil dengan matematikaku.
Awalnya kujumlahkan aku dan kamu agar genap dua. Ternyata hasilnya malah tiga.
Kuganti jadi pembilang dan penyebut yang kemudian kubagi. Hasilnya satu.
Tetap ganjil.
Tahukah? Aku curiga matematika kita akan terus ganjil,
karena logikaku mengidentifikasikanmu sebagai bilangan genap, yang tidak habis dibagi.
Jadi kuberi logaritma di depan kita, kalau-kalau ada pengaruh. Hasilnya jadi koma.
Aku Koma.
Panik,
Terus kuotak-atik angka untuk menggenapkannya, dan ternyata malah kukuadratkan jadi sembilan!
Ah, sudah terlalu penuh disini.
Sesak.
Baiklah, aku menunggu di luar saja. Biar waktu yang menggenapkan.
Ada yang ganjil dengan matematikaku.
Awalnya kujumlahkan aku dan kamu agar genap dua. Ternyata hasilnya malah tiga.
Kuganti jadi pembilang dan penyebut yang kemudian kubagi. Hasilnya satu.
Tetap ganjil.
Tahukah? Aku curiga matematika kita akan terus ganjil,
karena logikaku mengidentifikasikanmu sebagai bilangan genap, yang tidak habis dibagi.
Jadi kuberi logaritma di depan kita, kalau-kalau ada pengaruh. Hasilnya jadi koma.
Aku Koma.
Panik,
Terus kuotak-atik angka untuk menggenapkannya, dan ternyata malah kukuadratkan jadi sembilan!
Ah, sudah terlalu penuh disini.
Sesak.
Baiklah, aku menunggu di luar saja. Biar waktu yang menggenapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar