Sabtu, 05 Januari 2013

Untitled

Aku. Sesak. Oleh. Rindu. Baca. Saja. Sendiri.  Catatan. Ini. Tentang. Aku. Kamu. Dan. Jarak. Yang. Terus. Minta. Dimaklumi.

Episode Satu
Aku merasa Kamu kedinginan sekarang. Di Alaska kah kamu? Atau di Rusia? Aku baca suhu di Rusia bisa sampai minus lima puluh saat ini. Mudah-mudahan ada perapian yang hangat di rumahmu. Ah, kamu pasti punya. Ya, disini juga sedang musim hujan. Dinginnya minta ampun. Kita kedinginan. Aku kedinginan di rumahku yang di seberang kios pisang goreng itu, Kamu kedinginan, kalau tidak, di Alaska, ya di Rusia. Pokoknya jauh.

Episode Dua
Jadi bagaimana La-Seine? Apa sama romantisnya dengan yang di film-film? Kurasa. Apalagi yang bisa mengubah diksimu menjadi begitu manis kalau bukan suasana kota Paris.  Oh ya, kalau sempat, tolong kirimkan aku selembar kartu pos bergambar sungai La-Seine untuk menghipnotis Momo, ikan di akuarium taman kota sejak tiga bulan lalu, agar mau menikahi Mae yang baru masuk tadi siang. Kau tahu, desain akuarium Momo kadang mengubah diksiku menjadi lebih manis. Diksi kita berubah. Aku karena akuarium Momo di taman kota, Kamu karena La-Seine atau tempat manis mana pun yang paling tidak sejauh dari sini ke Paris. Pokoknya jauh.

Episode Tiga
“Aku merasa dia ada di Korea utara, atau Palestina, atau Papua. Mana yang paling mungkin menurutmu?”
“Ada banyak daerah konflik di kota ini yang mengkin membuatnya setakut itu”
“Bukan, bukan di kota ini. Percayalah, kalau tidak di Korea Utara, Palestina, ya pasti Papua. Pokoknya jauh”.

Mau dibuat sampai episode berapa? Ah, nanti kalian jenuh. Intinya, kalian harus tahu kalau ia sangat jauh, berjuta-juta kilometer dari sini. Jadi wajar kalau rindu ini tidak pernah sampai. Rindu ini diam atau gaduh pun tetap tidak ada Pak Pos yang sudi membunuh jarak sejauh itu. Jarak yang salah. Jadi jangan pernah salahkan  rinduku yang diam ini lagi ya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar