Tidak Perlu Tidur Lagi, Em..
2004
"Percayalah, kamu tidak perlu menari untuk merasa senang, Em"
"Benarkah? Jadi apa yang bisa kulakukan pada jam-jam biasa aku menari, Ma?"
"Mama pikir kamu perlu istirahat. Bagaimana kalau tidur saja?"
2005
"Em, mulai besok tidak usah latihan marching lagi ya"
"Kan cuma dua jam, Ma?"
"Iya, tapi kata dokter Em tidak boleh kena panas"
"Berarti aku harus berhenti jadi mayoret juga?"
"Percayalah, kamu tidak perlu jadi mayoret untuk tetap popular Em. Mungkin tahun depan. Sekarang kamu perlu lebih banyak istirahat. Mama pikir lebih baik tidur siang"
2006
"Bagi Mama yang penting raport kamu bagus. Tidak perlu lah ikut lomba ini itu"
"Aku harus resign, Ma?"
"Mama pikir begitu. Jam sekolah saja sudah 7 jam, latihannya sampai 4 jam sehari, malam harus buat PR lagi. Kata dokter kan Em tidak boleh banyak pikiran. Mama lebih suka kamu tidur siang seperti dulu lagi"
2007-2011
.
"Jadi Em tidak ikut perpisahan kelas?"
"Tidak, Ma. Tempatnya panas. Lebih enak tidur siang"
.
"Loh, Em, berhenti kelas drama?"
"Iya, Ma. Satu adegan diulang-ulang, Capek. Lebih enak tidur siang"
.
"April sudah seminggu ini ikut kursus. Em tidak mau?"
"Kursusnya siang, Ma. Nanti aku tidak bisa tidur dong"
.
.
.
.
"Tidak bisa, Ma. Itu jam tidurku"
2012
"Ah, Mama pikir tidak perlu tidur lagi, Em. Terserah kamu mau lakukan apapun seharian, Mama yakin kamu sehat"
"Yang benar, Ma?"
"Iya, tidak terlalu penting apa kata dokter. Selama kamu merasa sehat, itu artinya kamu sehat. Mama yakin"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar